Rabu, 06 Mei 2009
Dicolek "Tikus"
Malam itu, Nury tidur duluan, aku dan Roby masih asik bermain kartu, berempat bersama Dion dan Sugeng. Nury emang tipe orang yang tidak suka kegiatan-kegiatan yang kata dia "membuang-buang waktu", kalo nurut aku sih fine-fine aja, selama kegiatan yang kita lakukan tidak membahayakan dan merusak, dan pendapatku ini seringkali diamini oleh yang lain, sesama penghuni kos di komplek Haji Durojak (aslinya sih Abdurrozak, tapi karena terlalu ribet, jadilah nama yang simpel "Durojak"), yang semuanya 10 kamar. Aku tidur bersama Nury dan Roby, kami bertiga bersama 5 teman yang lain yang kos satu komplek, bekerja di tempat yang sama.Menjelang tengah malam, permainan kartu kami bubar, soalnya besok aku dan Roby mau nonton film di Mangga 2. Ketika aku bersiap hendak tidur, kulihat Nury sudah tertidur pulas. Lampu kamar segera dimatikan oleh Roby, karena kami sudah terbiasa tidur dengan mematikan lampu. Belum lama aku tertidur pulas, tiba-tiba aku terbangun karena mendengar jeritan, kubuka mataku untuk melihat yang terjadi, dari sorot lampu di luar kamar terlihat kejadian yang menakutkan, Nury meloncat-loncat sambil berputar-putar, mengayun-ayunkankan tangan kirinya ke arah pinggangnya, sambil berteriak-teriak "Whoaaa....whoaaa....whoaaa". Melihat kejadian itu, aku hanya bisa terpaku di tempat aku berbaring, yang terpikir di benakku hanyalah bahwa Nury sedang kesurupan dan aku tak tahu apa yang harus kuperbuat, aku takut kalau-kalau Nury bertindak sesuatu yang di luar nalar dan batas kewajaran. Dalam situasi seperti itu, Roby yang juga terbangun langsung menyalakan lampu kamar, dan mendiamkan Nury sambil memegang pundaknya dan berujar "Sadar Nur, sadar...!!!!!!". Sementara dari luar kamar, terdengar suara gaduh, tetangga-tetangga kos terbangun dan menghampiri pintu kamar kami, "Hei, ada apa...!!! Buka pintunya..!!!", kudengar Sugeng yang kamarnya di depan kamarku berteriak. Aku sendiri yang masih tertegun melihat Nury tak juga berhenti melompat-lompat dan berteriak, belum bisa berbuat apa-apa. Sekitar satu menit kemudian, kulihat Roby sudah bisa menenangkan Nury, dan Nury pun sudah tidak melompat-lompat dan berteriak, tapi tangan kirinya masih diayun-ayunkan ke atas dan ke bawah. Setelah melihat itu, aku langsung bisa berdiri dan buru-buru membuka pintu, untuk menenangkan orang-orang yang gaduh di luar kamar.Setelah keadaan tenang, barulah ketahuan kejadian sebenarnya, yang ternyata sangat konyol. Sewaktu Nury tidur, tanpa sengaja tangan kirinya tertekan oleh badannya sendiri, karena lama sehingga peredaran darah di tangannya tidak lancar dan menyebabkan mati rasa, pada saat itu dia menggaruk pinggangnya yang terasa gatal dengan tangan kiri, tapi ketika dia menggaruk pinggangnya, yang dia rasakan adalah ada sesuatu yang mencolek-colek pinggangnya, dan dalam keadaan tidur dia terus mencoba menyingkirkan "sesuatu" tersebut, karena "sesuatu" itu tidak hilang-hilang juga, akhirnya dia terbangun dan mencoba menyingkirkannya dengan mengibas-ngibaskan tangan kirinya ke pinggangnya, di dalam kegelapan ruangan di kamar, dan dalam keadaan masih setengah sadar, yang ada di bayangan Nury adalah bahwa "sesuatu" itu adalah tikus yang merayap ke pinggangnya, dan sepontan dia berdiri dan menyoba menyingkirkan "tikus" itu, tapi karena "tikus" itu tidak kunjung pergi juga bahkan semakin keras "mencakar" pinggangnya, dia lalu histeris dan berteriak-teriak, hingga terjadilah kegaduhan di malam itu. Orang-orang yang terbangun dan mendatangi kamar kami langsung menggerutu, begitu mengetahui ternyata kejadiannya hanyalah disebabkan masalah "mati rasa", lalu bubarlah masing-masing meneruskan tidurnya. Sebelum bubar, Dony, tetangga kos kami nyeletuk,"Wah, coba tangan yang mati rasa itu diletakkan di bawah sarung, pasti lebih enak, soalnya serasa ada tangan lain yang sedang 'bekerja'". Waduh, boleh tuh dicoba!!
Jumat, 01 Mei 2009
WE WILL NOT GO DOWN
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
============ ========= ====
Terjemahannya …
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
---------------
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
============ ========= ====
Terjemahannya …
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
---------------
Langganan:
Komentar (Atom)
